Akhir-akhir ini banyak perusahaan yang menuntut karyawannya untuk bisa bekerja dalam tim, sekalipun karyawan tersebut cukup terampil dalam bekerja secara individual. Hal ini berkaitan dengan efisiensi dan efektivitas kerja yang semakin diperlukan. Oleh karena itu, setiap karyawan selalin mampu bekerja secara individu, juga dituntut mampu bekerja secara kelompok dengan kualitas sama seperti saat bekerja perorangan.

Bagi sebuah perusahaan, peran kerjasama tim memang begitu besar. Perusahaan pun berharap banyak dapat meraih kesuksesan dari sebuah tim. Di sisi lain tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini banyak tim kerja yang belum berfungsi dengan baik. Akibatnya tujuan dan misi itu sendiri tidak tercapai. Alangkah baiknya, sebelum Anda membentuk tim, ketahui penyebab kendala dalam tim.

1. Enggan Melakukan Perubahan

Biasanya alasan orang menolak melakukan perubahan adalah karena takut menjalani sesuatu yang baru. Akibatnya mereka sulit menerima ide dan gagasan baru. Mereka yang menolak perubahan adalah orang-orang yang lebih senang menggunakan pola kerja yang monoton. Mereka tidak peduli, bahwa cara yang dilakukan terlalu sederhana, yang penting mereka aman menjalaninya. Untuk mengatasinya, berikan ide dan gagasan baru secara bertahap. Kemukakan pada saat tim merasa siap mendengarnya.

Baca juga: 5 Cara Efektif Tingkatkan Motivasi Karyawan

2. Takut Gagal

Terkadang sebuah tim dihadapkan pada persoalan takut gagal. Sehingga sebelum bertindak, mereka sudah takut duluan akan kegagalan. Seandainya pun melakukan sesuatu, mereka diliputi rasa tidak percaya diri. Bayangan kegagalan seakan menghantui tim Anda. Padahal perasaan takut gagal itu jelas tidak perlu, jika masing-masing tim kompak dan saling membantu, kegagalan itu paling tidak bisa diminimalisasi.

3. Arogansi Anggota

Kendala sering kali muncul karena kesombongan dari masing-masing anggota tim. Masing-masing merasa lebih pandai, merasa idenya lah yang paling bagus, dan merasa melakukan sesuatu yang lebih banyak untuk perusahaan. Sehingga mereka pun sulit menerima gagasan orang lain. Pada akhirnya timbul pertentangan dan konflik yang cukup rumit.

Bagaimana sebuah tim bisa sukses jika tiap individu bertahan pada egonya masing-masing. Padahal perbedaan pendapat di dalam suatu kelompok adalah hal yang wajar. Justru dari perbedaan tersebutlah suatu tim dapat menemukan formula kerja yang solid. Karena pada akhirnya setiap pertentangan pasti selalu ada solusinya.

4. Tidak Ada Pnedekatan Individu

Jika Anda seorang atasan atau ketua kelompok, selain melakukan pendekatan secara kelompok disarankan juga untuk melakukan pendekatan secara personal. Ketahuilah potensi masing-masing anggota dan berikan semangat positif pada mereka. Karena setiap individu memang memiliki kekuatan yang berbeda. Kemudian secara formal tegaskan tentang sebuah persepsi yang sama.

Dengan mengetahui penyebab kendala dalam suatu tim, paling tidak Anda akan mengetahui cara mencegah dan meminimalisir kendala terebut. Sehingga tim Anda pun akan lebih siap meraih kesuksesan bersama. Selamat bekerja dalam TEAM (Together Everybody Achieve More)!

Baca juga: Leading the Winning Team Bootcamp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here