strategi-positive-language-pemasaran

Strategi Digital Marketing dengan Bahasa Positif Untuk Konten Bisnismu

Merancang strategi digital marketing bisa dioptimalkan dari segi apapun. Salah satu yang bisa Anda optimalkan adalah dengan melakukan positive language kepada audiens Anda. Ini merupakan salah satu strategi digital marketing yang cukup penting.

Kenapa? Karena konten diciptakan untuk menjual, dan kunci untuk menciptakan konten yang menjual adalah Anda harus mampu membangunnya dengan bahasa persuasif yang mengarahkan mereka kepada tindakan pembelian.

Apa yang Dimaksud dengan Positive Language?

Pada dasarnya, sifat alami manusia jika menerima sebuat kalimat atau informasi baik disampaikan secara verbal maupun tulisan, secara spontan mereka akan melakukan reaksi. Disinilah tujuan strategi digital marketing dibutuhkan, mendorong reaksi audiensi dengan positive language yang diberikan oleh para penjual.

Jadi, positive language adalah memberi tahu pembaca apa saja yang harus mereka lakukan secara tegas, daripada apa yang seharusnya tidak mereka lakukan. Masih bingung? Kami akan memberikan sebuah demo kecil untuk Anda.

Hubungi kami sekarang juga sebelum anda menyesal

dan

Jangan Ragu untuk Menghubungi kami terlebih dahulu

Bisakah Anda membedakan mana kalimat yang mengandung positive language?

Jawabannya ada pada kalimat pertama. Kalimat “Hubungi kami sekarang juga sebelum Anda menyesal” seakan memberi tahu audiens apa yang harus mereka lakukan, dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan positif atau sesuai perintah yang diberikan. Ini juga akan memicu audiens melakukan tindakan positif selanjutnya seperti yakin untuk melakukan pembelian.

Sedangkan kalimat kedua cenderung kepada bentuk kalimat yang tidak mendorong audiens untuk bergegas melakukan tindakan tersebut. Akibatnya, tidak terjadi tindakan positif lebih lanjut dari tujuan tulisan ajakan Anda tersebut.

Lalu, Bagaimana Cara Menggunakan Positive Language?

Dalam strategi digital marketing, Positive language akan menuntun Anda melangkah hingga ke tahap pengambilan keputusan pembelian. Untuk itu cara berkomunikasi Anda dengan calon pembeli lewat tulisan akan mempengaruhi tindakan mereka selanjutnya. Apakah hanya berhasil sampai tahap awareness atau kesadaran informasi saja, atau Anda mampu ‘mendesak’ calon customer sampai pada tahap tindakan keputusan untuk membeli.

Setiap konten yang diciptakan harus mampu membuat audiensi tergerak untuk melakukan tindakan. Menggunakan positive language adalah cara terbaik untuk membuat mereka langsung tertarik dengan produk yang Anda jual. Caranya bagaimana? Gunakan bahasa yang santai namun mampu memainkan emosi audiens dalam konten postingan produk Anda.

Dengan menggunakan bahasa positif dibantu dorongan emosi, Anda akan mendapatkan respon yang lebih powerful dari audiens. Hasilnya, audiens akan yakin untuk mengambil tindakan keputusan terhadap pembelian.

Contoh lain saat Anda memposting konten tentang produk Anda yang kehabisan stok, Anda bisa menggunakan bahasa positive language agar calon customer yang lain tetap membeli dan tidak pindah ke toko lain.

Biarpun produknya lagi abis stok, kamu masih bisa memesannya kok karena kami akan melakukan restock di bulan depan. kita akan pastikan kalo barangnya available di bulan depan dan langsung kita kirim ke rumahmu. so, don’t worry 🙂

Jadi, penggunaan positif language sangat penting untuk menunjang strategi digital marketing khususnya dalam content marketing. Positive language mampu meningkatkan efektivitas informasi yang Anda bagikan kepada audiens sehingga akan berdampak pada dorongan aksi nyata dari mereka.

Baca Juga: Strategi Bisnis Online Supaya Customer Cepet Transfer, Penjualan Gak PHP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here