Mark Porter

Mark Porter Menjabat di Grab Sebagai CTO

Dilansir dari Detik, transportasi online Grab baru saja melantik Mark Porter sebagai bos bagi teknologi transportasi Grab. Apakah yang menjadi alasan Grab memilih pria ini? 

  1. Melakukan pemrograman Sejak Usia  11 Tahun
  2. Memiliki pengalaman mendalam pada basis datakompresi video, pemrograman sistem, skalabilitas dan kinerja sistem.
  3. Memiliki 11 paten atas penemuan – penemuan beserta inovasi terbarunya
  4. Pernah bekerja di Amazon sebagai General Manager, Amazon RDS, Amazon Aurora, dan Amazon RDS for PostgreSQL.
  5. Pernah menjabat sebagai CTO dari Shared Learning Initiative untuk Newscorp (proyek untuk Gates Foundation), Wakil Prseiden Tehnik di Oracle Corporation dan Engineer di Jet Propulsion Laboratory NASA.
  6. Mark Porter adalah alumni Caltech yang juga menjalankan perusahaan integrasi untuk layanan elektronik pribadi.

Atas dasar latar belakang karirnya itulah Grab memutuskan untuk menjadikannya sebagai Chief Technology Officer (CTO) for Transport Grab. Yang akan menjadi tugas utama pria yang juga senang bermain piano ini adalah mengawasi infrastruktur Grab dan tim yang untuk lini bisnis Transportasi baik itu mobil, taksi, ojek, carpooling, multimodal, dan lain sebagainya. Di sisi lain, kantor pusatnya bukan di Indonesia atau negara Asia lainnya, melainkan di Seattle Amerika Serikat. Namun, ia akan tetap bekerja sama dengan R&D Grab yang ada di 5 negara termasuk Beijing, Bangalore, Singapore, Jakarta, Seattle, dan Ho Chi Minh City.

Sementara itu, pria yang juga hobi bermain ski ini mengungkapkan bahwa ia merasa terhormat bisa bergabung dengan Grab dan salut akan prestasi Grab yang telah masuk ke dalam realisasi ekonomi baru dalam bentuk digital.  Baca juga: Hanya Membuat Caption Di Instagram, Laura Belgray Digaji Rp 91 Juta/ Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here