Jaga Performa Karyawan dengan Lakukan Manajemen Kompensasi Tepat!

Manajemen kompensasi seringkali luput dari tugas dan tanggung jawab seorang Human Resource. Banyak perusahaan yang mengabaikan pentingnya kompensasi di perusahaan. Padahal, kompensasi merupakan salah satu faktor mengapa karyawan mau mengabdikan diri mereka di perusahaan.

Apa yang terjadi jika perusahaan mengenyampingkan urusan manajemen kompensasi? Bukan hanya kehilangan karyawan yang produktif dan memiliki performa tinggi, Anda juga akan kehilangan karyawan-karyawan potensial jika Anda tidak mampu melakukan manajemen kompensasi yang baik dan tepat.

Manajemen kompensasi harus dilakukan guna mempertahankan karyawan terbaik dan membuat karyawan semakin berprestasi dan tak kehilangan semangat bekerja nya.

Manajemen kompensasi juga harus dilakukan dengan cermat dan tepat. Sebagai tim Human Resource, Anda bersama tim harus mampu mengelola kompensasi karyawan dengan benar. Salah-salah, kompensasi bisa menjadi bumerang untuk Anda. Contohnya ketika kompensasi yang diterima tidak sesuai atau terkesan berat sebelah, Anda dapat membuat karyawan-karyawan Anda pergi dari perusahaan karena mereka merasa manajemen kompensasi yang dilakukan perusahaan sangatlah buruk dan tidak transparan.

Kompensasi bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Ini merupakan senjata utama perusahaan dalam menjaga performa karyawan sekaligus meningkatkan loyalitas dan motivasi kerja mereka di perusahaan. Selain itu, ada pun beberapa tujuan lagi dari kompensasi seperti mengendalikan biaya rekrutmen karena Anda mampu memberikan kompensasi yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab karyawan tersebut, sehingga mereka akan semakin loyal terhadap perusahaan.

Tak hanya itu, kompensasi juga berfungsi untuk memotivasi karyawan-karyawan kompeten agar terus meningkatkan performa kerja mereka dengan iming-iming semakin baik performa yang diberikan, maka perusahaan akan memberikan kompensasi yang setara dengan beban kerja mereka.

Untuk bentuk kompensasi pun beragam, ada yang berupa upah atau gaji sebagai kompensasi utama yang berhak untuk karyawan terima setiap bulan, insentif yang merupakan kompenasi tambahan diluar dari gaji yang biasanya diterima karyawan ketika mereka memberikan performa kerja yang baik bagi perusahaan, tunjangan hingga fasilitas yang diberikan perusahaan untuk memudahkan pekerjaan karyawan.

Lalu, bagaimana cara kita sebagai seorang HR melakukan manajemen kompensasi yang baik dan tepat sehingga pemberian kompensasi dapat dilakukan dengan sesuai, karyawan senang dan perusahaan pun tidak merugi? Simak ulasannya di bawah ini.

Berikan Kompensasi yang Setimpal dengan Beban Pekerjaan Karyawan

Manajemen kompensasi yang pertama adalah memberikan kompensasi yang setimpal. Tidak ada karyawan yang ingin pekerjaannya di bayar dengan imbalan yang tidak setimpal dengan beban kerja yang dijalani. Untuk itu, Anda bisa melakukan survey terlebih dahulu untuk mengetahui berapa standar nominal kompensasi yang tepat untuk setiap pekerjaan.

Ingat bahwa setiap pekerjaan memiliki beban nya tersendiri, ada yang standar ada pula yang berat. Berikan imbalan atas apa yang mereka kerjakan sesuai dengan tingkat kesulitan dan seberapa besar beban kerja yang mereka miliki.

Anda juga bisa memberikan iming-iming untuk kompensasi yang kompetitif sehingga mampu menarik minat karyawan agar mau bekerja dengan optimal untuk sebuah pekerjaan, sehingga Anda tidak perlu merekrut karyawan baru. Anda jadi bisa menghemat biaya perekrutan.

Tetap Sesuaikan dengan Kemampuan Perusahaan

Ingat, kompensasi memang penting dan beberapa jenis kompensasi memang wajib untuk diberikan kepada karyawan. Namun, di sisi lain, Anda tetap harus memperhatikan finansial perusahaan.

Ciptakan standar biaya yang efektif dengan memberikan karyawan kompensasi yang wajar dan sesuai. Jangan sampai Anda dan tim HR menetapkan nominal yang terlalu besar karena ingin menjaga loyalitas dan motivasi karyawan agar tak lari dari perusahaan.

Tetap Mengikuti Peraturan dan Prosedur Manajemen Kompensasi yang Ada

Beberapa perusahaan mungkin tidak memiliki cash flow atau finasial yang cukup untuk terus menerus memberikan kompensasi kepada karyawan, apalagi jika jumlah yang diberikan pun tak sedikit.

Yang terpenting, Anda tidak melupakan kompensasi utama yakni upah atau gaji karena kompensasi utama ini wajib untuk dilakukan dan karyawan memiliki hak untuk meminta upah mereka. Sedangkan untuk jenis kompensasi lain, Anda bisa memberikannya secara berkala dan telah melalui tahap evaluasi kinerja per semester atau tahunan, sehingga kompensasi yang diberikan tidak akan begitu memberatkan keuangan perusahaan, dan juga, di sisi lain tidak akan membuat karyawan merasa tak dihargai.

Lingkungan Kerja yang Sehat, Itu Penting!

Manajemen kompensasi yang terakhir adalah dari segi lingkungan kerja. Percuma saja jika perusahaan Anda memiliki nominal kompensasi yang besar namun tidak didukung dengan lingkungan kerja yang sehat dan suportif.

Jadi, tetap berikan kompensasi dari segi fasilitas kantor untuk mendukung produktivitas dan motivasi mereka dari segi psikis.

Itulah dia beberapa tips bagaimana cara melakukan manajemen kompensasi yang baik, benar dan tepat. Ingatlah jika dari manajemen kompensasi yang baik, Anda dapat menjaga loyalitas dan performa karyawan di perusahaan sehingga tingkat turnover pun dapat diminimalisir.

Perbaharui selalu informasi mengenai Human Resource dan Bisnis hanya di Master Kinerja. Ikuti juga program sertifikasi eksklusif bersama BNSP, Sertifikasi Human Resource Manager bersertifikasi nasional langsung dari BNSP. Klik disini untuk tahu modul pembelajaran dan informasi lebih lanjut nya.

Post a Comment